Next Post
Sabtu, 15 Mei 2021

Teknologi Kereta Api, dari Geolokasi Real Time hingga Tenaga Hidrogen

399146203

Share this:

Sejak berabad-abad lalu hingga kini kereta api masih memainkan peran penting dalam kehidupan modern. Kereta api bahkan menjadi bagian penting dari ekonomi global. Tak hanya digunakan untuk mengangkut penumpang, tetapi menjadi alat trasportasi yang diandalkan untuk mengangkut barang-barang kargo, logistik antar-kota bahkan hingga lintas batas negara.
 
Karenanya, gangguan terhadap operasional kereta api tentu saja akan berdampak signifikan. Seperti penundaan operasional yang dapat melumpuhkan mobilitas masyarakat, mengakibatkan penumpukan, hingga gangguan yang berisiko terhadap ekonomi dan bisnis.
 
Namun, seiring perkembangan zaman, industri perkeretaapian terus mencoba mengintegrasikan teknologi baru ke dalam sistem mereka untuk menemukan dan memperbaiki masalah dengan cepat. Salah satunya adalah perusahaan pengelola infrastruktur perkeretaapian Perancis, SNCF Reseau yang bermitra dengan Capgemini, bakal menerapkan teknologi baru dalam upaya meningkatkan permasalahan atau gangguan yang kerap terjadi dalam operasinal kereta api.
 
Inovasi yang dibuat yaitu dengan menggunakan teknologi geolokasi yang dapat menunjukkan masalah di jalur kereta api secara real time. Dengan sistem tersebut memungkinkan tim SNCF Réseau untuk melokalisasi insiden atau gangguan yang terjadi. Bahkan pada peta yang menampilkan data infrastruktur tersebut, dapat memandu pekerja ke tempat yang tepat yang mereka perlukan untuk memperbaiki masalah. Sementara itu, staf di lapangan juga dapat bekerja sama dengan kolega mereka, memberikan pembaruan tentang masalah tersebut dan proyeksi waktu masalah itu akan diselesaikan.
 
Wakil Direktur Produksi Umum SNCF Réseau Olivier Bancel menjelaskan bahwa penerapan sistem geolokasi ini tidak hanya dapat meningkatkan penanganan insiden dan keteraturan lalu lintas kereta api, juga dapat meningkatkan terkait informasi penumpang. “Secara keseluruhan, kami akan beralih dari pemeliharaan yang sangat sistematis ke pemeliharaan yang lebih mendekati kebutuhan, lebih tepat dan dalam waktu nyata pemeliharaan jaringan pada waktu yang tepat dan di tempat yang tepat,” kata Olivier seperti dikutip Kompas.com dari CNBC, Selasa (17/11/2020). Perancis bukan satu-satunya negara yang terus berupaya memperbaiki kinerja transportasi kereta api dengan teknologi tingginya. Anggaran besar Pemerintah Inggris juga mengumumkan alokasi anggaran sebesar £ 350 juta atau sekitar 434,15 juta dollar AS pada Juni 2020.
 
Anggaran ini untuk pendanaan sistem persinyalan kereta api digital dalam upaya untuk mengurangi penundaan dan meningkatkan infrastruktur yang sudah tua. Baca juga: Pengadaan Tanah Jalur Kereta Api Makassar Tuntas Akhir 2020 Di bawah rencana tersebut, sinyal tradisional di bentangan Jalur Utama Pantai Timur Inggris akan digantikan oleh sistem digital, sehingga memungkinkan staf untuk melihat lokasi kereta secara tepat selama perjalanannya.
 
Tak hanya itu, Inggris pada September 2020 lalu juga melakukan uji coba kereta api bertenaga hidrogen. Uji coba tersebut dilakukan dengan perjalanan awal yang berhasil diselesaikan antara lokasi Long Marston dan Evesham di wilayah West Midlands Inggris. Kereta HydroFLEX yang telah dikembangkan oleh tim dari Universitas Birmingham dan Porterbrook, sebuah perusahaan kereta api yang menggunakan sel bahan bakar yang menggabungkan hidrogen dan oksigen untuk menghasilkan listrik, panas, dan air.
 
Kereta tersebut telah dilengkapi dengan berbagai perlengkapan di dalam salah satu gerbongnya. Teknologi tersebut mencakup tangki bahan bakar hidrogen, sel bahan bakar yang disebutkan di atas, dan baterai lithium ion untuk penyimpanan. Diharapkan teknologi ini akan tersedia untuk kereta retrofit yang akan digunakan pada tahun 2023.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Teknologi Kereta Api, dari Geolokasi Real Time hingga Tenaga Hidrogen”, Klik untuk baca: https://www.kompas.com/properti/read/2020/11/17/143247321/teknologi-kereta-api-dari-geolokasi-real-time-hingga-tenaga-hidrogen?page=all.
Penulis : Ardiansyah Fadli
Editor : Hilda B Alexander

Kabar Nyata

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *