Next Post
Sabtu, 15 Mei 2021

Kunker ke Maluku, Menteri Desa Buka Muswil Fatayat NU Di Piru

img-1612055709

Share this:

 

Ambon, Kabarnyata.com– Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengadakan Kunjungan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku pada Sabtu, (30/1/2021).

Turut mendampingi Menteri dan rombongan, Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, Bupati SBB Yasin Payapo dan sejumlah Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Dalam kunjungan tersebut, menteri melangsungkan beberapa agenda.

Agenda dimulai di Piru, dimana Mendes yang akrab disapa Gus Menteri membuka Rapat Kerja Wilayah II Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Maluku di gedung Hatu Telu sekaligus memberikan keynote speaker.

Usai membuka Rakerwil, menteri dan rombongan langsung menuju Desa Eti, Kecamatan Seram Barat. Di Ety, menteri meresmikan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Ina Ama sekaligus melakukan tatap muka bersama BUMDes se-Kabupaten SBB terkait pengembangan BUMdes.

Pada kesempatan itu,
Mendes PDTT menyampaikan, salah satu program prioritas Kemendes PDTT adalah terbentuknya BUMDes di setiap desa yang ada di Indonesia. Tak terkecuali di Maluku program tersebut pun dimaksimalkan.

“Pemerintah akan terus mendorong peran BUMDes sebagai upaya meningkatkan perekonomian di desa, dengan melihat berbagai potensi yang ada, BUMDes diharapkan bisa berinovasi untuk mengembangkan usahanya di desa masing-masing,” ujar Mendes PDTT.

Sebagaimana diketahui,
BUMdes merupakan Lembaga Usaha Desa yang dikelola oleh masyarakat dan Pemerintah Desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.

Tujuan BUMDes seperti dalam Permendesa PDT dan Transmigrasi No. 4/2015 adalah, meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa.

Dari Desa Ety, Mendes PDTT melanjutkan kunjungannya untuk melihat salah satu potensi wisata alam di SBB yaitu Selat Valentine yang berada di Kecamatan Waisala.

Wisata alam yang dimaksud adalah sebuah selat yang memisahkan Pulau Buano dan pulau Pua, pulau kecil yang terletak di sebelah Utara.

Selat ini dinamai Selat Valentine oleh tentara Belanda tempo dulu karena jika dilihat sekilas dari ketinggian tertentu di pulau Buano, selat ini akan nampak berbentuk seperti sebuah hati.

Di sela-sela kunjungan kerja, Mendes juga mengadakan pertemuan bersama Bupati SBB Yasin Payapo, Forkopimda dan pimpinan OPD terkait Lingkup Pemerintah Kabupaten SBB.

Selain kunjungan kerja ke SBB, sebelumnya, Jumat (29/1/2021), Mendes PDTT juga meninjau beberapa BUMDes di Kota Ambon. Salah satunya BUMdes Hatukau Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau.

Mengutip dari merdeka.com, Mendes memberikan bantuan kepada lima BUMDes di Kota Ambon. Masing-masing BUMDes mendapat bantuan permodalan sebesar Rp75 juta.*** KN-02

Kabar Nyata

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *