Next Post
Jumat, 30 Juli 2021

Kabupaten Malra Progres Pengembangan Sektor Wisata Pulihkan Ekonomi

Pariwsiata11

Share this:

 

Langgur, Kabranyata.com—Pandemi covid-19  yang mulai menjangkiti Indonesia sejak Maret yang meninggalkan duka mendalam dalam semua sector pemerintahan. Dampaknya berpengaruh negatif terhadap seluruh elemen masyarakat yang meliputi berbagai aspek seperti ekonomi, sosial, budaya maupun yang lainnya. Namun, beberapa waktu terakhir telah muncul kabar mengenai beberapa vaksin yang telah diuji efektif di beberapa negara. Kemunculan vaksin tersebut telah memberikan harapan akan kembalinya kehidupan normal dan kebangkitan perekonomian yang telah terpuruk berbulan-bulan lalu.

Untuk mempersiapkan pemulihan perekonomian, kabupaten Maluku  Tenggara mulai  bergerak. Terlebih, projecet nasional perihal pemulihan telah dianggarakan lebih dari Rp 695 triliun untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Salah satu sektor yang dijadikan andalan pemerintah sebagai pendorong pemulihan ekonomi nasional adalah sektor pariwisata.

Dibawah pimpinan kepemimpinan  Drs. Hi M Thaher Hanubun selaku Bupati, pihaknya mendorong seluruh stacholder  untuk gotong royong lakukan pemulihan.

Sebagaimana yang terekam dalam catatan aktivitasnya, Drs. Hi M Thaher Hanubun menjalankan Forum Perangkat Daerah Bidang Pariwisata, Rabu (03/03) kemarin.

Forum perangkat Daerah itu  berfungsi sebagai ruang harmonisasi usulan kecamatan, yang di integrasikan dengan kebijakan pembangunan sektoral.

Nantinya kemudian, didalamnyam ada usulan yang sudah di sepakati harus di bahas, di boboti dan diberikan rekomendasi terkait indikasi sumber pendanaan. Hasil dari forum ini, hendaknya dapat di tindaklanjuti oleh dinas teknis dalam pembahasan di tingkat provinsi dan Pusat.

Kepiawaian tata kelolah  yang dijalankan secara demi menegaskan, usulan yang di bahas dalam forum Rakortek, Musrenbang Nasional dan usulan DAK fisik, agar benar-benar mempertimbangkan ketersediaan lahan dan data dukungan.

“Hal-hal yang berkaitan dengan usulan masyarakat, yang merupakan kebutuhan riil, harus menjadi perhatian. Tentu dengan memperhatikan ketentuan terkait kewenangan dan sumber – sumber pendanaan,” akui Bupati saat membuka Forum Perangkat Daerah Bidang Pariwisata.

Hanubun menegaskan, arah kebijakan pembangunan sektor pariwisata sesuai RPJMD, bagaimana menarik wisatawan untuk berkunjung dan mereka betah untuk tinggal artinya. Segala upaya untuk mewujudkan kondisi nyaman, harus diciptakan di Maluku Tenggara.

“Kita harus mampu mengupayakan penguatan  aspek SDM, kelembagaan, fasilitas dan atraksi, harus menjadi gerakan kita bersama. Pemerintah, Masyarakat dan swasta saling bersinergi mengembangkan pariwisata berbasis keunggulan Desa,” pungkasnya.*** KN-011

 

 

Kabar Nyata

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

IKLANNN

Recent News