Next Post

GMNI Minta Polri dan Jaksa Periksa Dugaan Penyalahgunaan Bahan Bakar SPBU Masohi

D7BD7146-64FA-4AC4-A9F0-C4A80D3AA76D
  1.  

KABARNYATA.COM—Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Maluku Tengah (Malteng), pada jumat siang, 22 Desember 2023. Sebagai bentuk aksi protes atas kebijakan pertamina SPBU Malteng soal aturan pengisian BBM pertalait untuk kendaraan roda dua dan angkutan umum.

Terlihat beberapa orang dalam aksi tersebut berdiri depan kantor Bupati Maluku Tengah, sambil membentangkan spanduk bernada penolokan.

“Masyarakat dirugikan dengan aturan-aturan pengisian pertalait subsidi di SPBU di Batas Kota Masohi. GMNI meminta pihak SPBU menjelaskan soal aturan pengisian BBM berjenis pertalait dengan pajak kendaraan harus hidup. GMNI meminta Polri dan jaksa dalam melihat dugaan penyalahgunaan bahan bakar yang disebabkan kelalaian di SPBU setempat, dan lain sebagainya tertulis di beberapa spanduk tersebut”.

Untuk diketahui pengisian BBM pertalait untuk kendaraan roda dua dan kendaraan umum, pihak SPBU malteng sebelumnya melakukan pengecekan surat kenderaan, apabila STNK yang sudah mati tidak dilayani pengisian BBM pertalait.

Ketua cabang GMNI Randi, yang juga salah satu orator aksi demonstrasi mengatakan pihak SPBU seharusnya melakukan sosialisai terkait aturan yang diterapkan, karena hal ini menurutnya sangat merugikan masyarakat.

“Harusnya masyarakat mendapatkan pertalait, sudah antre lama, lalu batal dalam pengisian bbm pertalait, kami bukan orang besar lalu aturan yang dibuat bisa disanggupi”tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah untuk melihat pelayanan yang dilakukan di SPBU Maluku Tengah, karena sangat memprihatinkan.

“Tukang ojek, mobil angkutan umum, rela mengantri berlama lama, ini sangat merugikan. Karena waktu antrean berjamjam bisa dipakai untuk menambah penghasilan mereka,”tutupnya. (KN-AS01)

Bagikan :

Kabar Nyata

Related posts

Newsletter

SAID PERINTAH MASOHI

Recent News