Next Post
Selasa, 20 April 2021

Kelangkaan BBM Di Letti MBD Diduga Permainan Pengusaha SPBU

spbu leti

Share this:

 

Maluku, Kabarnyata.com– DUGAAN penyalahgunaan Bahan Bakar Minya (BBM) bersubsidi terjadi di kecamatan Leeti Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) provinsi Maluku. Hal ini disampaikan warga setempat, Jumaat (12/03).

Kepada wartawan, warga yang enggan namanya ditulis ini mengaku heran dengan kelangkaan yang dialami masyarakat Letti. Terutama BBM jenis premium dan pertalite.

Akan tetapi, laporan pertamina melalui berita-berita di Maluku menyebutkan ketersediaan BBM yang disebar di seluruh wilayah dalam kategori aman. Artinya stock mencukupi. Termasuk di dalamnya wilayah kecamatan Letti.

Dirinya mengendus, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diwilayah itu tidak beroperasi dengan alasan tidak ada stock minyak.

Menurut dia, kelangkaan tersebut merupakan kemustahilan.

“Kami menduga, ini permainan yang sengaja dibuat untuk para pengusaha itu dapat meraup keuntungan besar,” endusnya.

Jika SPBU saja tidak mempunyai stock minyak, bagaimana dengan pedagang minyak eceran, tambah dia.

“Kami minta pihak pertamina uji petik di lapangan , untuk bisa mengetahui apakah jata minyak kec lety jenis premium, pertalite, dijual kemana,” paparnya.

Lanjut diakui, masyarakat di kecamatan itu, hingga detik ini belum menikmati jata BBM satu harga yang menjadi program pemerintah selama ini.

“Diduga SPBU milik pak Emus yang dikelola Ismail Lakuteru. Kemungkinan besar adanya manipulasi jata BBM selama ini. Karna Imael sendiri menjual BBM di Tiakur Pulau Moa. Yang dia jual selama ini adalah jata maysrakat Letti,” endusnya.

Dia mengakui, keadaan tersebut sangat merugikan masyarakat pulau Leti.

“Kami minta pihak pertamina jeli melihat hal ini. Karena ini sudah menyangkut hak-hak masiarakat pulau Leti,” pungkasnya.**** KN-08

Identitas narasumber di tangan redaksi.

Kabar Nyata

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *